Title : ‘Masuk Pesantren’ (A Short Journey)” Special Suju 13
Author :Go Byung Cha
Genre :Comedy
Casts : Kibum, Kyuhyun, Donghae, Siwon, Heechul, Yesung, Sungmin, Leeteuk, Kangin,Shindong, Ryeowook, Hangeng, Eunhyuk
Seungho
Onew
Henry
Zhoumi

Di salah satu kamar santri.
“Hui…Maments! What’s up yo?! Come on! Yeah!” Kyuhyun ngangkat tangannya niruin gaya ngerap T.O.P.
“Ngomong apa si lu Kyu?” Heechul heran sambil garuk-garuk kepala.
“Jyaaaaahhhhhh! Hyung ga gaul lu! Nang hadong hepeng, ha!”
“Maksud lu apa si Kyu! Makin ora ngarti aku! Sableng sampean!” Garuk-garuk kepala sambil ninggalin Kyu yang sibuk ngerap sendirian.
Sesosok pria dengan badan tegap yang mengibaskan rambutnya berjalan mendekati Kyu.
“Lu belajar bahasa dimana Kyu? Kaya’ pernah denger gua!” Siwon ngusap rambut kembali dengan handuk kusamnya.
“Oh…Gua belajar dari pak Henry hyung, katanya itu bahasa Korea masa penjajahan Jepang gitu!” Kyu ngibul.
“Oh…Henry? Satpam yang biasa nangkring di pojokan pohon beringin ntu?” Heechul ngangguk-nganggukin kepala belagak ngarti.
“Yohhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaa~!!!” mendekatkan mulutnya pada Heechul.
Tubuh kerontang Heechul ambruk dilantai, matanya muter2 sambil merem melek ga karuan.
“Kyu! Lu apain Heechul hyung? Ko’ jadi tepar begini?” Siwon mendekati tubuh Heechul yang naas.
“A…a…a…Ga gu…a apa-apain hyung.” Gelagapan.
“Ya udah, bantuin gua gotong Heechul hyung!” megang kedua kaki heechul sambil memberi syarat pada kyu buat ngangkat tangannya.
=======================
Siwon dan Kyuhyun gotong heechul ke UKS. Siwon ngangkat kakinya, sedangkan kyu megangin tangannya.
“Ada apa ini? Ada apa ini? Ada apa ini?” Kibum panik ga jelas ngeliat Heechul yang digotong Siwon dan Kyu.
Siwon menghentikan langkahnya. Terpaku terpana. Sedangkan Kyu masih terus jalan sambil gotong tangan Heechul. Teebuuukkkkkkkkkk~ Tubuh Heechul jatuh lagi. Dengan sigap tangan kekar Kibum menyambutnya, dan meletakkan tubuh lunglai itu di atas tempat tidur.
“Sejak kapan lu jadi petugas UKS bum?” Siwon ngangkat alis sebelah kanannya.
“Huh…Hah…Hah…Heh…” Kibum mengibas-ngibaskan tangannya di sela-sela pinggir matanya.
“Ah…Lu ga usah pake dramatisasi bum!”
“Begini hyung~ Gua Cuma korban lemah. Sejak orang tua peyot itu ngambil alih ngontrol ni pesantren. Gua harus nurutin semua maunya dia! Kalau ga…” ujar Kibum sambil nunjuk-nunjuk pohon beringin di luar ruangan yang daunnya melambai-lambai ditiup angin.
“Oh…Malangnya! Sudahlah..Cep..Cep…Cep…” Siwon ngusap-ngusap kepala Kibum lembut.
Kibum menidurkan kepalanya di dada bidang Siwon yang siap menampungnya sambil bergelanyut manja, tenggelam dalam kesedihan yang di alaminya.
“MAMENTS~!!!! Heechul hyung ngeluarin busa dari mulutnya.” Kyu berteriak kencang.
Spontan, adegan dramatisasi antara Siwon dan Kibum terhenti. Mereka berdua berlari kearah TKP.
“Siwon hyung~ Tabokin mukanya!” ujar Kibum sambil mukul-mukulin kaki Heechul.
“Hyung~ Ko’ malah ditabok?” dahi Kyu menggerinyit heran.
“Ini bagian dari upaya ngeluarin racun Kyu!” jawab Kibum serius.
“Racun apa hyung? Perasaan tadi Heechul hyung Cuma’ nyium bau…” Kyu menghentikan perkataannya.
“Nyium bau apa Kyu?” Siwon masih asik nabokin pipi Heechul.
“HEI…HEI…HEI…” Heechul bangkit dari tidurnya.
Suasana ruangan terdiam sebentar.
“Hyung! Akhirnya kau sadar juga! Alhamdulillah!” Kibum tersenyum lega sambil ngurut dada.
“Aisssshhhhh~ Ko’ sakit begini pipi gua?!” Heechul megangin pipinya sambil menelusup kearah kaca yang berada di sampingnya.
“MWWWWWWWWOOOOOOOOOOOOOOOWWWWWWWWWWWWAAAAAAAAAA?!”
“Aman hyung~” Kyu ngedipin matanya ke Kibum dan Siwon yang ngumpet dikolong kasur.
Langkah kaki berderap kearah ruangan ribut itu. TAP..TAP..TAP…
“HENRY!!!!!” Zhoumi berteriak keras.
“Siap pak!” Henry berlari kearah Zhoumi dengan kecepatan tinggi.
Kibum bergegas keluar dari persembunyiannya. Sambil menundukkan wajahnya dalam.
“Bawa anak ini ke ruang penyiksaan!” Zhoumi menunjuk kearah Kibum dan meninggalkan Kibum yang di gerek Zhoumi.
Kibum: *Pasrah*
====================
@Ruang tahanan.
“Hy…Hy…yu…yung~!” Kibum mendekati Donghae slowly.
“Kibum…Kibum…Kibum…”
“Hyung~” Kibum menangis di pelukan Donghae.
“Sudahlah, kau kan tau abi itu seperti apa!” mengusap rambut Kibum lembut sambil mencium puncak kepalanya.
Author : Ni kakak beradik ato?
“Hyung~ Kenapa hanya kita berdua saja yang selalu mengisi penjara ini?”
“Namanya juga abi Zhoumi, tak ada yang bisa menentang perintahnya! Malah sekarang sepertinya abi dalam sikon waras. Dulu, asal lu tau bum! Umi juga pernah dikurung begini!”
“Jeongmalyo??!Abi ngurung umi?!”
Kibum mendekatkan wajah seriusnya pada Donghae.
“Ye! He’eh…Soalnya waktu itu ummi nemuin bom dikamarnya abi, ummi pikir abi ikut jaringan Noordin M Top gitu! Ummi takut, kalau abi itu si ustad Syaefudin Jaelani!” Donghae dengan tampang seriusnya cerita sambil monyong-monyong.
“Mwoya?! Abi nyimpen bom? Ko’ ga ketangkep sama Densus 88?”
“Nah itu dia! Waktu abi di interogasi di kantor polisi, ternyata itu bukan bom. Tapi petasan yang abi tangkep dari anaknya Pak Henry! Saking takut mubazir sama duit, makanya disimpen-simpen!” Donghae geleng-geleng ngingat tingkah abinya itu.
“Alhamdulillah~ Untung umi ga jadi janda ditinggal eksekusi!”
“Tapi, ko’ bisa gitu umi mau nikah sama orang begitu?”
“Jaaaaaahh! Lu tau kan abi tajir! Makanya umi rela nikah sama bapak kunti satu ntu!”
“Oh~Heh…Bener juga hyung!” Kibum senyum bodoh.
Author : Adegan ini jangan ditiru!Jika anda tidak ingin mencium aroma neraka!
Tiba-tiba terdengar suara derap kaki mendekati mereka.
“Bang Teukie?! Ko’ bisa masuk bang?! Lewat mana? ” Donghae kaget.
“Jaeeeeellllllaahhhh! Gua tiap hari juga masuk ni mari. Ga liat lu, tu lobang segede gajah!” nunjuk lobang dekat jendela sudut kiri yang tertutup ruangan lain.
”O.o !!!!!!!!!!!” Kibum ternganga.
“Betul bang!” Donghae berbinar-binar.
“Tapi bang, ni ruangan ga dipake kenapa masih dipel? Ga nambah kerjaan?” Kibum nunjuk kain pel ditangan teukie.
“Emang nambah kerjaan, ini juga perintah dari kiai Zhoumi! Tu yang buat lobang juga dia, biar gua lebih mudah masuk katanya.”
“O…Begitu!” Donghae senyam-senyum.
“Ya udah, gua tinggal ya! Mau ngepel ruang guru, ntar kalau ga dipel sekarang gua ga bisa masuk kelas!” Teukie meninggalkan Kibum dan Donghae.
Kibum dan Donghae senyam-senyum gaje sambil merhatiin lobang didepan mereka. Henry datang tiba-tiba.
“Tuan muda~ Kalian sudah boleh keluar!” Henry membuka pintu.
Kibum berlari keluar sambil nyenggol badan Henry, Donghae nginjek kaki Henry. Satpam itu hanya mengeluarkan kata ‘Awww!’ setelah itu melanjutkan pekerjaannya kembali.
=====================
@ Kelas.
Kangin serius membaca novelnya sambil terus membetulkan letak kaca matanya.
“MAMENT! Sini! Novelnya kasih ke gua!” Kyu merebut paksa novel Kangin dari tangannya.
“Aduh~ Balikin dong! Balikin novelku!” Kangin berusaha mengambil novelnya kembali dari tangan Kyu.
“Kyu~ Ayo balikin novelnya Kangin!” Yesung memberanikan diri.
“Iya~ Balikin dong Kyu!” Onew ngumpet dibelakang Yesung.
“Jaeeeeeelaaaaaaahhhhh!!! Cuma’ segini pasukan lu? Ga ngaruh sama gua! 100 pasukan kalo cuma’ begini sih kecil” mandang remeh sambil nyentilin jarinya.
===================
Kibum dan Donghae masuk kelas.
“Hyung~ Lo? Mas Hae ko’ masuk kesini? ” Kyu mengalihkan pandangannya dari Kangin cs.
“Iya ni Kyu, gua turun tingkat! Karena udah 58 kali masuk tahanan.” menjelaskan pada Kyu.
“O…..bagus de! Jadi gua punya temen yg bisa gantiin kalau lagi ga eksis!” senyum bahagia.
“Eksis apaan lu Kyu?” Kibum mandang aneh.
“Eksis sama kerjaan gua la hyung!” mandang kearah Kangin lagi.
Pandangan Kyu kembali kearah mangsanya.
“BAHHHHHHHHHHH!! Kemana tu anak-anak lemot tadi? Kurang ajar! Pada ngilang semuanya…Aissssssshhhhhhhh!!” lari keluar nyari Kangin CS.
Sementara itu, di sebuah meja tepatnya dibelakang meja Kibum dan Donghae. Sungmin, Hangeng dan Eun Hyuk bisik-bisik.
“Eh…..eh……eh…kawan-kawan! Liat de, itu kan kakak kelas kita, ko’ bisa masuk kesini ya?” Sungmin bicara sambil goyang-goyangin badannya.
“Iya! Bener. Mungkin dia tinggal kelas atau emang ga bisa naek kelas. Hiiiiiiiihihhhihhii.” Eunhyuk cekikikan.
“Sudah teman-teman kita ga boleh suudzon! Kata pak Ryeowook kan orang yang suudzon itu ga bakal dapet pahala. Aku ga mau ikut-ikutan de kalo masuk neraka!” nasehatin Sungmin dan Hyukie.
Suddenly
“WOOIIIII!!! Ngomongin apa kalian semua disitu?” Donghae membelalakkan matanya.
“E….e…..e……e…..anu….a……..nu……..! Ga ada ko’ hyung…hehehe” Sungmin nyengir.
”Kalo gitu, kami permisi hyung. Monggo…” Hyuk keluar kelas bersama Sungmin dan Hangeng.
Hangeng nyandung kaki Donghae. Jatuh dan tak sadarkan diri. Hyuk dan Sungmin panik sambil nyeret kaki Hangeng keluar kelas.
Shindong seongsaeng masuk kelas.
”Sedang apa kalian berdua? Jam olahraga udah mulai! Ayo ambil barisan!” mukul pantat Kibum ma Donghae pake tangkai sapu.
=========================
@Lapangan
“Baiklah anak2 sekalian! Ambil barisan! Ayo mulai senam…..1,2,3,4,5,6,7,8!!” Shindong ngayun-ayunin tangannya.
Dari kejauhan Ryeowook manggil-manggil Shindong.
“Shindong~a!”
“Ne~ Siapa yang manggil-manggil nama saya?” Shindong mandang kebelakang.
“SHIIINNNNNNNDONG HYUNG!!” Wookie tereak didepan Shindong.
“Eh, Mr. Wookie! Ada apa Mister?” sambil ngelus-ngelus kuping.
“Kiai Zhoumi memanggilmu!”
“Ne? Ada apa gerangan beliau memanggil saya?”
Ryeowook : Ngangkat bahu.
“Anak2…Jam olahraga sudah habis! Kembali masuk kelas!”
“Ne Saeng!!”
=====================
Ryeowook masuk kelas Ibu Sabil untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya.
“Ketua kelas! Siapkan!” Wookie memberi perintah pada Kangin.
“Beri salam!” Kangin mengomandoi teman-temannya berdiri.
“ASSALAMU ’ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH!”
Ryeowook membuka al-qur’an didepannya.
“Baiklah… Langsung saja kita mulai pelajaran membaca al-qur’an nya! Buat kelompok, nanti setiap kelompok membaca bersama-sama! Kelompok yang bacaannya paling bagus akan bapak beri hadiah makan di HOKA HOKA BENTO!”
“Bener ni saeng? Saya janji akan membaca al-qur’an dengan bagus!” Kyu bicara dengan gaya PD nya.
“Bagus Kyuhyun! Kalian semua juga harus seperti Kyu! Senior Leeteuk yang akan mengawasi kalian! Saya ada urusan sebentar. Jangan ribut ya anak-anak!” meninggalkan kelas.
Kyuhyun,Kibum,Donghae,Siwon,Heechul membentuk kelompok mereka. Kangin,Eunhyuk,Hangeng,Yesung,Sungmin, dan Onew juga membentuk kelompok.
“Yok adek-adek! Mulai latihannya!” Teukie mengomandoi.
=================
@Dikelompok Kangin.
”Eh…eh…eh…eh…Chingu deul! Liat de gerombolan anak sok macho itu! Ko’ pada senyap ya? Ga bersuara sama sekali. Aneh gak tu?” Sungmin bicara sambil goyang2in badan.
“Sudahlah Minnie… Kita ga usah ngurusin orang lain! Mending kita latihan yuk.” Kangin menengahi.
@Kelompok Kibum.
”Cuiiiy maments! Ntar kita harus jadi yang terbaik!! OKEH?” Kyu bersemangat.
“Ok la! Yang jadi masalah itu sekarang lu Kyu! Emang lu bisa apa baca al-qur’an? Biasanya kan setiap pelajaran Pak Ryeowook lu kan nangkring di wc!” Kibum ragu.
“Sudahlah hyung! Kau tidak usah cemas! Ntar kita pake irama yang biasa kita pake aja! OKEHHHHHHHHHHH?” ngacungin jempolnya sambil ngangkat alis.
“Terserah pada mu lah kyu!” Siwon narik napas.
===============
Waktu untuk latihan baca al-qur’an sudah habis. Perlombaan pun dimulai.
“Bang Teukie! Mana ni Pak Ryeowook nya? Lomba nya kan seharusnya udah mulai!” Kyu ga sabar.
“Ba..bang Teu…kie…gi…ma…na k…k…k…alo ki..ki..ki..ta..” Yesung gagap.
Hyuk mukul punggung Yesung.
“Mulai aja lombanya!!” Yesung melanjutkan.
“Bener tu gagap! Tumben lu punya aide berlian! HHHHAAAAAAAAHAHHAHA~” Kyu senang.
“Brilian Kyu.” Heechul malu.
“Ya uda deh! Ayo kita mulai! Pertama dari kelompoknya Kangin!” menyuruh kelompok Kangin untuk mulai.
Kangin CS membaca al-qur’an dengan baik. Setelah selesai, Leeteuk pun memberi tepukan pada mereka. Namun, tidak begitu dengan Kyuhyun CS. Mereka hanya diam.
“Biasa itu mah… Kalau iramanya cuma’ begitu sih biasa!” Kyu nyentilin jarinya dengan tatapan remeh.
“Ya sudah! Kelompok Kyuhyun. Ayo mulai!” Leeteuk menengahi.
“Ok maments cuiiy!!!! A yo, we back! Let’s shake it up! START!!!” Kyu mengomandoi yang lain.
“Qul huwallahu ahad!” Kibum gendang-gendang meja.
“I won’t give up!” Kyu menambahkan I won’t give up disehabis tanda wakaf.
Kyuhyun, Kibum, Siwon, Heechul, dan Donghae membaca al-qur’an dengan irama lagu Shout Out SHINee! Dan di setiap tanda wakaf Kyuhyun mengucapkan kalimat “I won’t give up!”. Semua orang yang ada di dalam kelas hanya ternganga dengan mulut penuh busa melihat tingkah mereka.
”No I won’t give up Cuz I won’t give up.” Heechul mengakhiri.
Surat Al-ikhlas yang mereka bacakan pun selesai.
“Fuihhhhhhh!” Kyu menghapus keringatnya.
Teukie : Pingsan
“Bang teukie~ Bang Teukie!” Hangeng teriak-teriak.
Kyu : O.O
Shout Out : *Backsound*
Ryeowook masuk kelas.
“KYUHYUN!!!!!!!!” tereak dari depan pintu sambil belalakin matanya.
Kyuhyun, Kibum, Siwon,Donghae, dan Heechul nundukin muka.
Di ruang tahanan.
“Hiks…hiks….hiks….” Heechul terisak-isak.
“Sudahlah hyung!” Kibum nepuk-nepuk pundak Heechul.
Heechul nangis dipelukan Kibum meluapkan semua kesedihannya. Kyu hanya menundukkan wajahnya dan tak berkata apa-apa.
“Heeeeeeehhh~” Siwon narik napas sambil mandang kerah Kyu.
“Sudahlah hyung!” Donghae berdiri dari duduknya berusaha menenangkan Heechul yang bersedih.
Author : kkkkkkkkkkkkkkkkkkk XDDD
“Hyung Kau lihat lobang besar itu?” Kibum bertanya pada Donghae.
“Itu~” Donghae nunjuk lobang besar yang disumbat pake pantatnya Cowiyah (sapi Zhoumi).
“AIIIIIIIIISSSSSSSHHHHHH~”
T.B.C