Title : “ Black Flower? ”
Genres : Romance, Comedy
Author : Cha_Nichbum

Casts : Song Joong Ki
Choi Min Ho
Park Sang Hyun
Go Byung Cha a.k.a Shim Ah Ra
Kim Yesung
Cho Eun Hee
Ah Ra eomma

“Aissssssshhhhhhh~ Dasar! Pria-pria aneh! Yang satu suka bentak-bentak, satunya lagi bersikap baik dengan tingkah aneh, yang satunya lagi sangat aneh!” Aissssssssshhhhh~ Eonnie! Cepatlah pulang!”

Tiba-tiba telpon berdering.

“Yeoboseyo~ MWO?!” Byung Cha menjatuhkan telpon dari genggamannya.
“Eonnie~Hah…Hah…Hah…” Ia terduduk lemas dilantai, air matanya tertahan.
“Ahjumma~ahjumma~ Ahjumma! Ada apa denganmu?” Sang Hyun yang masuk kerumah mengambil kunci mobil yang tertinggal mendekati Byung Cha yang terduduk dengan badannya yang bergetar kuat.
“Hua…hu..huh…huh..Haahhh~ Eonnie!” Tangisan Byung Cha mulai pecah.

+++++++++++++++++++++++++++++++++
@Pemakaman Eun Hee

“Mianhe~ Aku tidak memberitahumu! Eun Hee berpesan padaku untuk tidak memberitahukanmu mengenai penyakit yang ia derita. Dia tidak punya keluarga lagi selain dirimu, makanya aku langsung menghubungimu!” Ye Sung menepuk pundak Byung Cha yang sedang berdiri di makam Eun Hee.
“Ne~” jawab Byung Cha pelan memandangi gundukan tanah di depannya.

Ye Sung beserta pelayat lainnya satu-persatu bergerak meninggalkan makam.

“Eonnie~ Sekarang aku benar-benar sendiri!” Byung Cha mencium nisan Eun Hee dan air matanya terus mengalir dari pelupuk matanya.
“Kau harus sabar Byung Cha sshi~!” Min Ho memapah Byung Cha berdiri dan membawanya pergi.

Jung Ki yang berada 1 meter dari mereka, terus memperhatikan sikap Min Ho kepada ahjumma mereka itu.

“Hyung~ Kasian sekali dia!” Sang Hyun memandang Byung Cha dari kejauhan.

Jung Ki tak mengucapkan sepatah katapun, ia berjalan meninggalkan Sang Hyun.

+++++++++++++++++++++++++++

Sesampainya dirumah.

“Ahjumma~ Kau jangan berharap kami akan memperlakukanmu dengan khusus karna kejadian ini ya! Tugasmu tetap harus kau kerjakan! Jika kerjamu tidak sesuai denganku! Maka kau akan tahu akibatnya!” Jung Ki menyipitkan matanya, mendekatkan tangannya keleher seperti memotong lehernya sendiri sambil beranjak meninggalkan Byung Cha.
“Ne~” Byung Cha menundukkan badannya.

Min Ho yang melihat kejadian itu, hanya tersenyum melihat wajah polos Byung Cha yang ketakutan.

“Ahjumma~ Aku turut berduka cita! Kau harus bersabar! Hwaiting~” Sang Hyun memberi semangat pada Byung Cha.

Byung Cha menatap dalam Sang Hyun dengan matanya yang berkaca-kaca. Dag dig dug… Suara jantung Sang Hyun mulai berantakan.

“Aissssssssshhhh~ Kau jangan memandangku seperti itu! Aissssssshhhhhh~” Sang Hyun mengacak-acak rambutnya dan pergi meninggalkan Byung Cha.

Byung Cha yang melihat tingkah Sang Hyun hanya memandangnya heran.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

“ 4 hari lagi konser perdana kalian! Aku ingin kalian menampilkan yang terbaik!” Ye Sung tersenyum gembira.

“Ne~” Jung Ki, Min Ho, Sang Hyun meninggalkan Ye Sung sendiri.

“Ahjumma~ Kau lihat itu? Aisssssshhh~ Sepertinya hanya aku yang bersemangat! Hahahahahah…” Ye Sung menelan segelas air di hadapannya.

Byung Cha hanya menggigit serbet dapurnya memandang Yesung aneh.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Keesokan harinya, T.H NAMJA, Jung Ki, Min Ho, dan Sang Hyun pagi-pagi sekali berangkat kerja. Hari ini mereka akan berlatih untuk konser perdana mereka.

“Aissssssssssssshhhh~ Aku terlambat!” Byung Cha melihat jam beker di samping tempat tidurnya.

Dengan cepat ia bersiap-siap memulai pekerjaannya. Sambil berlari ia menuju dapur. Tak terdengar sedikitpun suara, sepertinya tidak ada satupun orang dirumah itu.

“Kemana semua orang dirumah ini?” Byung Cha melihat rumah kosong dan matanya menemukan sebuah note di atas meja makan.

Ahjumma pemalas! Hari ini kami berangkat pagi, kau tidak perlu masak pagi ini!

Song Jung Ki :P

“Aissssssshhhhh~ Dasar pria ini! Tidak pernah bersikap baik padaku!” Byung Cha memonyongkan mulutnya.

Setelah masak untuk makan malam, ia mulai membersihkan seluruh ruangan dirumah. Tak terasa hari beranjak sore.

“Apakah aku harus masuk kedalam? Pria kasar itu pasti akan marah jika kamarnya tersentuh sedikit saja.” Byung Cha ragu-ragu untuk memasuki kamar Jung Ki.

Sreeeeeeeeetttttttttttt……….. Suara pintu kamar Jung Ki terbuka.

“Aissssssshhhhhhhh~” Byung terkejut melihat foto besar yang terpajang di dinding tengah kamar tersebut.
“Huh…Huh…Dia memang sangat tampan! Ani~ Aniyo~ Byung Cha! Kau tidak boleh menyukai pria seperti dia! Huh…Huh…Hauft…” Byung Cha menenangkan dirinya dan mulai mengepel lantai kamar tanpa melihat foto besar itu.
“Apa ini? Shim Ah Ra? Seperti pernah mendengarnya! Aissssshhhhhh~ Kepalaku!” Kepala Byung Cha terasa berputar-putar saat melihat sebuah diary yang ia temukan dibawah meja kerja Jung Ki.

Semakin lama rasa sakit kepalanya semakin terasa. Lalu~ BRUK………Sebuah lemari buku terjatuh dan hampir menghimpit badannya.

Minho yang sejak tadi mencari Byung Cha memasuki kamar Jung Ki, dengan cepat ia menyambar lemari yang hampir menghimpit wanita itu.

“Kau tidak apa-apa?”
“AIIIIIIIIIIIISSSSSSSSSHHHHHH~WANITA INI! APA KAU INGIN MENGHANCURKAN KAMARKU JUGA?!” Jung Ki berteriak keras di depan Byung Cha.
“Mianhe~” Byung Cha berusaha menundukkan badan walaupun kepalanya terasa sangat sakit.
“Kkajja~” Min Ho memapah Byung Cha keluar kamar dan meninggalkan Jung Ki begitu saja.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Jung Ki keluar dari kamarnya dengan wajah merah padam.

“Ahjumma~ HARI INI KAU DIPECAT! Aku akan memberitahukan hal ini pada menejer, kalian tidak usah banyak bicara!” Jung Ki meninggalkan rumah dan membanting pintu.
“Hyung~ Apakah Jung Ki hyung sangat marah?” Sang Hyun memandang Jung Ki yang terlihat sangat marah.
“Dia memang selalu begitu!” Min Ho berkata pelan.
“Miahaeyo~ Semua ini memang salahku! Mianhamnida!” Byung Cha bangkit dari duduknya dan membungkukkan badannya pada Min Ho dan Sang Hyun.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Yesung dan Jung Ki kembali kerumah.

“Jung Ki~a! Kau bisa pikirkan dulu kata-katamu tadi! Jung Ki~a! Jung Ki~a!” Ye Sung memanggil-manggil Jung Ki yang menuju kamarnya.
“Ahjussi~ Aku akan pergi!” Byung Cha membawa kopernya dan berpamitan pada Ye Sung .
“Aissssssshhhh~ Kau ini! Kenapa bisa seperti ini? Hah…Kau akan tinggal dimana?” Ye Sung mengacak-acak rambutnya.
“Ini semua memang kesalahanku! Aku akan berusaha untuk hidupku sendiri. Terimakasih karna telah mengizinkanku untuk tinggal disini.” Byung Cha membungkukkan badannya lagi dan pergi meninggalkan Ye Sung.

@Luar Rumah.

“Ahjumma~Kau benar-benar akan pergi? Aku akan coba bicara pada Jung Ki Hyung!” Sang Hyun menatap Byung Cha sedih.
“Tidak usah~ Aku lebih baik pergi saja!” Byung Cha beranjak pergi dan membungkukkan badannya pada Min Ho yang hanya diam saja.
“Jaga dirimu! Ini~” Min Ho memberikan sebuah telpon genggam pada Byung Cha dan meninggalkan Byung Cha begitu saja.

Byung Cha hanya tersenyum pada Min Ho yang mulai tak terlihat lagi.

++++++++++++++++++++++++++++

Setelah kepergian Byung Cha, Jung Ki mulai merasa sedikit tenang. Karna ia telah dijauhkan dari bayang-bayang istrinya.

Tiba-tiba telepon genggamnya berdering.

“Yeoboseyo~ Oh~ Eomma! Ne~ A…a… Ah Ra! Dia sedang bekerja!” Jung Ki mencari alasan.
“Mwo?! Kerja? Kerja apa dia? Kuliah saja belum selesai!” kata Ah Ra Eomma dari balik telepon.
“O…A…Biasalah eomma, acara ibuk-ibuk! Arisanan!” Jung Ki gelagapan.
“Owh…Ya sudah! Kalau begitu, katakan padanya kalu eomma akan pulang besok! Oh, iya jangan lupa jemput eomma di bandara ya!” Jelas eomma sambil mematikan teleponnya.
“Mwo?! Yeoboseyo~ Eomma!”
“Aiiiiiiiiiiiiiiiiisssssssssssshhhhhhhhh~ Apa yang harus kulakukan?!” Jung Ki mengacak-acak rambutnya.

Jung Ki pun turun menemui Min Ho dan Sang Hyun yang sedang menonton televisi. Akal busuk mulai menerawangi otaknya.

“E…e…Minho sshi, apa kau tau ahjumma itu ada dimana?” Jung Ki mendekati Min Ho yang sedang mengunyah pop corn nya.

Jung Ki menjelaskan niatnya pada Min Ho dan Sang Hyun.

“Mwo?! Ahjumma itu~ Mirip dengan istri hyung?!” Sang Hyun menutup mulutnya.
“Aissssssssshhhh~ Kau ini!” Jung Ki memukul kepala Sang Hyun.
“Baiklah hyung~ Hanya untuk sementara! Dengan syarat kau tidak boleh berlaku kasar lagi padanya!” Min Ho ragu-ragu.
“Ne~ Baiklah… Baiklah… Aku akan menerima syaratmu itu!” Jung Ki menyetujui.

Min Ho mulai menghubungi hp Byung Cha. Setelah mengetahui keberadaan Byung Cha, mereka bertiga bergegas pergi.

“Hyung~ Itu! Ahjumma itu!” Sang Hyun menunjuk dari balik kaca mobil.
“Byung Cha sshi!” Min Ho memanggil dari sebrang jalannya.
“Ne~” Byung Cha melambaikan tangannya.

Tettttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt……….Sebuah mobil melaju kencang kearah Byung Cha.

“Awaaaaaaaasssss~!” Jung Ki dengan spontan berlari kearah Byung Cha.
“Kalian tidak apa-apa?” Min Ho dan Sang Hyun mendekati Byung Cha dan Jung Ki yang terjatuh di tepi jalan.
“Kau tidak apa-apa?” Min Ho membantu Byung Cha berdiri.
“Ne~ Gwenchana.” Byung Cha melihat Jung Ki yang berjalan menuju mobil.
“Hyung~ Kau tidak apa-apa?” Sang Hyun mengikuti Jung Ki.

++++++++++++++++++++++++++++++++++
Sesampainya dirumah, Jung Ki menjelaskan maksud ia membawa Byung Cha kembali kerumah.

“Neo!” Jung Ki menunjuk Byung Cha.
“Ne~” Byung Cha terkejut.
“Lakukan sesuai instruksi ku tadi.”
“Hajiman… “ Byung Cha sedikit ragu-ragu.
“Tidak ada tapi tapi! Kau lakukan sesuai perintahku! Aku akan membayar 10 kali lipat dari gajimu!” Jung Ki meninggalkan Byung Cha.
“Aisssssssssshhhh~” Byung Cha mengusap-usap keningnya.
“Ahjumma~ Kau berusahalah! Hwaiting~” Sang Hyun menyemangati Byung Cha.

Sementara itu, Min Ho mengikuti Jung Ki kekamarnya.

“Hyung~! Apa tidak ada cara lain? Kau hanya akan menyakitinya!” Min Ho datang tiba-tiba.
“Sudahlah! Kau tidak usah khawatir, eomma tidak akan mengetahuinya.”
“Hyung~ Aku tau dia mirip dengan istrimu itu! Tapi, apa kau benar-benar tidak bisa menghubungi istrimu?” Min Ho berusaha menjelaskan.
“Heh~ Waeyo? Ada apa denganmu Choi Min Ho? Apa kau menyukainya?” Jung Ki menyipitkan matanya.
“Mwo?! Aisssssssshhhh~” Min Ho gelagapan dan meninggalkan Jung Ki begitu saja.

++++++++++++++++++++++++++++++++++

@Bandara.

“Eomma~!” Jung Ki memanggil-manggil mertuanya yang sedang mengedarkan pandangannya mencari anak perempuan dan menantunya itu.
“Ah Ra~Jung Ki~!” eomma melambaikan tangan.
“Ah Ra~ Eomma rindu sekali!” Eomma memeluk Byung Cha erat.
“Ne~Ne eomma! Nado bogoshipoyo~” Byung Cha membalas pelukan.
“Ya sudah~ Kita langsung pulang saja! Kkajja~!” ajak Jung Ki.

Sesampainya dirumah, tampak raut heran dari raut wajah eomma.

“Jung Ki~a! Kenapa kita kemari? Kalian berdua sudah pindah?”
“Ne~ Eomma! Karna pekerjaanku, kami berdua harus pindah kerumah ini. Tenang eomma~ Kau tidak usah khawatir, ini hanya untuk sementara. Dirumah ada 2 orang temanku, aku harap eomma bisa memakluminya.”
“Ne… I Hope~”

“Annyeonghaseo~” sapa Sang Hyun dan Min Ho secara bersamaan sambil membungkukkan badan mereka.
“Annyeonghaseo~” jawab eomma sembari tersenyum pada keduanya.
“Dimana kamar kalian?” Tanya eomma pada Jung Ki dan Byung Cha.
“Disana!”
Jung Ki menunjuk kamar sebelah kanan, sedangkan Byung Cha menunjuk yang disebelah kirinya.

“Mwo?” eomma mengangkat alis kanannya.
“Maksudnya yang ini eomma~!” Jung Ki mengarahkan telunjuk Byung Cha kearah kamar tidurnya.
“Ne~ Yang ini!” Byung Cha gelagapan.
“Kamar untuk eomma yang mana?” Tanya eomma lagi.
“Yang ini~!” jawab Jung Ki sambil menunjuk kamar yang dipakai Byung Cha biasanya.
“Ya sudah~ Eomma istirahat dulu! Kalian berdua juga harus istirahat~ Sudah malam…”
“Ne~ Eomma!”
“Ayo masuk~!” kata eomma sambil menunjuk kamar mereka.

++++++++++++++++++++++++++++++++++

@Jung Ki’s Room

“Aiiiiiiisssssssshhhhhh~ Apa yang harusku lakukan?” Jung Ki mengacak-acak rambutnya dan duduk di atas tempat tidur.
“Mollaso~” jawab Byung Cha yang muak melihat tingkah Jung Ki.
“Neo~! Aiiiiiisssssssshhhhhh~” Jung Ki menunjuk wajah Byung Cha dengan tatapan marahnya.
“Apa yang bisa kita lakukan? Kau yang membuat semua ini terjadi!” kata Byung Cha geram.
“Aiiissssshhhhhh~ Ya sudah! Kau tidur diluar!” kata Jung Ki enteng.
“Mwo? Naega? Kau tega sekali pada wanita!” Byung Cha menyipitkan matanya.

“Baiklah~ Kita akan tidur satu kamar~!” kata Jung Ki menggoda.
“Mwo?! Aku tidak mau!”
“Kalau kau tidak mau silahkan keluar~!”
“Baik~! Aku yang akan keluar!” Byung Cha membawa selimutnya dan keluar dengan kesal.

++++++++++++++++++++++++++++++++++
@Ruang TV

“Aissssshhhh~ Pria itu! Mengesalkan!” Byung Cha menutup mukanya dengan selimut.

Min Ho mendekati Byung Cha yang akan tidur di sofa.

“Byung Cha sshi? Kau tidur disini?”
“Oh…Ne! Pria itu tidak mau mengalah denganku~!” Byung memonyongkan mulutnya.
“Hahah… Ya sudah, kau tidur dikamarku saja! Biar aku yang tidur disini!”
“Oh…Andwae~! Aku tidak apa-apa disini! Lebih baik kau masuk saja. Ga enak kalau eomma liat!”
“Huh…Baiklah~! Jaga dirimu…” Min Ho meninggalkan Byung Cha.

Byung Cha hanya tersenyum kecil pada Min Ho.

“Ah Ra~a! Kenapa kau tidur disini?” kata eomma tiba-tiba.
“Oh…Eomma~! Aku kira siapa.”
“E…anu…Chogi..E…itu…Dikamar panas sekali~! Aku tidak bisa tidur.”
“Kau tidak boleh tidur diluar. Nanti masuk angin, kau kan bisa menghidupkan AC dikamar! Ayo cepat masuk!”
“E…Ne eomma~!” dengan wajah pasrah Byung Cha membawa bantal dan selimutnya kembali kekamar Jung Ki.

Ia melihat Jung Ki sudah tertidur pulas dengan posisi mengahabiskan seluruh tempat tidur.

“Aiiiisssssshhhh~ Pria ini! Tidur saja begini… Pantas saja bangunnya seperti itu!” Byung Cha menyipitkan matanya memandang Jung Ki.
“Huh…Aku tidur disini saja~” Byung Cha mengembangkan alas tidurnya disamping meja kerja Jung Ki.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

Keesokan paginya.

“Kau~! Bangun…” Jung Ki membangunkan Byung Cha dengan kakinya.
“Ah……..” Byung Cha merenggangkan otot-ototnya.

Jung Ki menatap Byung Cha tak berkedip.

“Aissssssshhhhhh~ Kau ini! Tak bisa melihatku senang sedikit!” Byung Cha beranjak menuju kamar mandi.
“Andwae~ Aniyo~ aniyo!” Jung Ki berusaha menyadarkan dirinya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

@ Ruang makan.

“Ayo kemari~ Sarapan dulu!” Eomma menyuruh semua penghuni rumah makan bersama.
“Oh… Eomma tidak usah repot begini~ Biar aku saja yang mempersiapkannya.” Byung Cha segera mendekati eomma yang sedang menggoreng telur.
“Neo?! Kau kan tidak bisa apa-apa anakku! Hahahaha…Kau pandai sekali bercanda!” kata eomma menyindir.
“Benar! Kau kan tidak bisa apa-apa!” Jung Ki menambahkan.
“Aissssssssssshhhhhh~” Byung Cha merapatkan giginya memandang Jung Ki yang duduk di kursi makan.

Sang Hyun yang baru datang, langsung bertanya menggoda pada ahjumma mereka itu.

“Ahjumma~ E…o…Ah Ra sshi! Bagaimana tidurmu?”
“Neo!” Byung Cha menunjuk Sang Hyun sambil mengeluarkan kata-kata yang sulit di dengar.

Min Ho yang melihat tingkah mereka hanya tersenyum kecil sambil menutup mulutnya.

“Apa?!” Byung Cha berbisik sambil membelalakkan matanya pada Min Ho.

Min Ho terperangah melihat tingkah Byung Cha yang berubah 180 derjat dari sejak ia datang kerumah mereka.

“Ayo makan~!” Eomma membuka sumpitnya.

++++++++++++++++++++++++++++++++

Hari ini adalah konser pertama grup band yang dinaungi oleh Jung Ki, Min Ho, dan Sang Hyun itu.

“Ah Ra sshi~ Kau ikut ya?” Sang Hyun memegang kedua tangan Byung Cha.
“Mwo?!” Byung Cha membelalakkan matanya melihat genggaman tangan Sang Hyun.
“Aissssssshhhhhhhhh~ Kau ini!” Jung Ki membelalakkan matanya pada Sang Hyun dan memandang pada eomma.
“Kau ikut saja! Paling tidak kau berikan semangat pada suamimu itu.” Kata eomma menengahi.
“Ne eomma.” Byung Cha menyetujui sambil tersenyum tidak enak pada Jung Ki.

“Kalau begitu eomma ikut juga!” Jung Ki menyarankan.
“Tidak usah! Eomma hari ini ingin bertemu dengan teman lama.

Mereka berempat pergi bersama. Byung Cha duduk didepan bersama Min Ho yang menyetir mobil.

“Aisssssssssshh~ Wanita ini!” Jung Ki menyipitkan matanya dan berkata-kata yang sulit di dengar memandang Byung Cha dan Min Ho dari kaca mobil.
“Apa hyung?” Sang Hyun memandang kearah Jung Ki.
“Gwenchanayo.”

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Konser dimulai beberapa menit lagi. Byung Cha mengambil tempat paling depan.

“Kau tetap disini~” Min Ho memegang sebuah kursi dan mempersilahkan Byung Cha duduk.
“Ne~ Gomawoyo.”

MC mengambil tempat, beberapa menit menyapa penonton.

“T.H NAMJA~!”

Intro lagu yang dimainkan Jung Ki menjadi pembukaan konser perdana mereka.
“One two three…Yeaaaaaahhhh~!” Sang Hyun memukul drumnya.

Min Ho dengan bass nya mulai bernyanyi.

saranghandago soksagideon dagamhan geu mal
eoreumcheoreom chagawojyeo gago
mollatdeon saramdeulboda deo janinhagedo
naui jeonbu jitbarpgo tteonaga
niga jun sarangira ibyeoldo niga jumyeon
nan geujeo apahamyeon doegenni
geu ttaen nareul doraboneungeoya
ppitturheojin sesang soge
gamyeon soge gariwojin
neoui chagaun siseoneul pihae
neoui naengso soge pieonan jeo geomeun kkotteureul bwabwa
hayakeman boyeojudeon geojitdwaetdeon neoui sarangeul.

Min Ho tersenyum manis sekali membawakan lagu mereka. Pandangannya tak lepas dari wanita yang berdiri tepat di depannya itu. Byung Cha yang melihat tingkah Min Ho, hanya menundukkan wajahnya menahan malu karna semua penonton memandangnya tidak senang.
“Aissssshhhhh~ gadis ini! Siapa dia?” salah seorang penonton berkomentar.”
“Apakah dia yeoja chingu nya oppa?”
“Anio~ jeoseonghamnida!” Byung Cha meninggalkan tempat penonton.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++

TBC

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s